Para Pelaku Prank Pocong di Malang Buat Pernyataan Tak Ulangi Perbuatan
credit: Kapanlagi.com/Darmadi Sasongko
Kapanlagi.com - Para remaja pelaku prank pocong di Kota Malang menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Sebanyak 23 orang remaja pelaku aksi tersebut dihadirkan dengan didampingi orang tua dan pengurus lingkungan setempat.
"Kami mengumpulkan 23 anak remaja yang rata-rata berusia 12 tahun, beserta orang tuanya untuk kami ajak koordinasi, edukasi dan himbauan agar mereka memahami bahwa tindakan yang dilakukan itu salah. Karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," terang jelas Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, Kapolsek Klojen, Polresta Malang Kota, Selasa (4/4).
Advertisement
1. Bikin Geger Warga
Sebelumnya, sekelompok remaja di Kota Malang menggegerkan masyarakat dengan berpura-pura menjadi pocong guna menakuti-nakuti penguna jalan yang melintas di pemakaman.
Prank Pocong itu dilakukan di Taman Pemakan Umum (TPU) Samaan Jalan Gilimanuk, Klojen, Kota Malang. Aksi tersebut menyasar para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Hampir Ada Korban
Lelucon yang dilakukan tersebut hampir memakan korban karena ketika mereka sengaja melakukan itu seorang driver ojol hampir terjatuh saat dibuat kaget.
"Prank pocong yang beredar di sosial media itu dilakukan sekumpulan remaja di mana kejadian tersebut hampir memakan korban, " ujarnya.
3. 23 Anak
Setelah dilakukan penelusuran atas peristiwa tersebut, dikantongi 23 nama para remaja pelaku aksi tersebut. Mereka kemudian dihadirkan di Kantor Kelurahan Samaan, Kota Malang guna mendapatkan pengarahan.
"Kami telah mengumpulkan anak-anak remaja tersebut beserta orang tuanya" jelasnya.
4. Orang Tua Hadir
Turut dihadirkan di antaranya orang tua remaja tersebut, Ketua RT dari domisili remaja tersebut, tokoh masyarakat dan warga setempat. Acara tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Lurah Samaan.
Para remaja tersebut mendapatkan pemahaman, edukasi serta nasihat bahwa tindakan tersebut salah. Mereka kemudian membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
"Semoga bisa memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat yang lain juga, agar tetap menjaga dan mengawasi anak-anak kita. Agar tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan dan melanggar hukum, " pungkas Kapolsek Klojen.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/dyn/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba