Mahasiswa Asal NTT Ditemukan Tidak Bernyawa di Belakang Kampus UMM Malang

Mahasiswa Asal NTT Ditemukan Tidak Bernyawa di Belakang Kampus UMM Malang
Kapanlagi.com/Dadan Eka Permana

Kapanlagi.com - Baru-baru ini Malang digegerkan dengan aksi tawuran yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah satu mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur yang sedang kuliah di Unitri Malang. Adapun alasan terjadinya aksi tawuran ini belum diketahui, tetapi seorang mahasiswa ditemykan bersimbah darah akibat tusukan senjata tajam.

Setelah diselidiki, ternyata korban tawuran tersebut bernama KM berumur 23 tahun yang berasal dari Sumba Barat Daya, NTT dan sedang menempuh pendidikan di Universitas Tribuana Tunggadewi (Unitri) Malang. Adapun orang yang pertama kali menemukan korban adalah seorang satpam UMM.

1. Aksi Balas Dendam

Kapanlagi.com/Dadan Eka Permana

Meninggalkan korban tawuran ini pun mengakibatkan kemarahan dan aksi balas dendam oleh teman-teman korban. Hingga mengakibatkan sejumlah kafe dan kendaraan warga menjadi rusak akibat aksi pembalasan dendam ini.

"Tapi pelakunya sudah hilang entah ke mana. Teman-teman korban ini pada nyari dan gak terima,'' kata Ilham, warga yang tinggal di sekitar lokasi, Minggu (25/6).

Akhirnya terjadi kekacauan yang ternyata merembet ke komplek yang terletak di sebuah kafe. Lokasi cafe tersebut tak jauh dari tempat ditemukan jenazah korban.

Mereka mulai merusak dan memporak-porandakan seisi kafe sekira pukul 02.00 WIB. Bahkan mereka membakar sebuah sepeda motor Yamaha di dalam kafe dan merusakan sepeda motor Scoopy dan mobil Honda Jazz milik warga yang tak terlibat.

Belakangan diketahui, korban ternyata dikeroyok usai merayakan kelulusan di kafe tersebut. Namun saat pamit pulang, dia diteriaki dan entah apa penyebabnya, aksi pengeroyokan terjadi hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Pelaku Masih Dicari

Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menuturkan hingga saat ini pihaknya juga masih menggali motif pelaku meneriaki apa sehingga berujung pengeroyokan hingga menewaskan korban tersebut.

Hingga kemudian, kabar korban meninggal ini terdengar ke telinga teman-temannya. Mereka tidak terima teman-teman korban mendatangi lokasi kafe dan tak ayal keributan pun terjadi.

Bahkan, teman-teman korban melakukan sweeping/razia ke sejumlah kos-kosan untuk mencari pelaku pembunuhan temannya.

"Masih kami telusuri, kami sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi untuk tahu secara lebih detailnya," terang Taufik dihubungi.

Saat ini, petugas telah melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi di kafe juga di tempat jenazah korban ditemukan. Petugas juga disiagakan sebagai langkah antisipasi jika keributan kembali terjadi.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending