Doa Buka Puasa Serta Makna, Lafal, dan Waktu yang Tepat

Doa Buka Puasa Serta Makna, Lafal, dan Waktu yang Tepat
Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@masjidmaba)

Kapanlagi.com - Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang dinantikan umat Muslim setiap tahunnya, terutama karena banyak momen ibadah yang mengandung nilai spiritual tinggi. Salah satu momen yang paling penting adalah waktu berbuka puasa, saat seluruh umat Islam mengakhiri puasanya setelah menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Pada saat inilah, doa menjadi sangat bermakna karena sunnah Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk membaca doa buka puasa, sehingga waktu berbuka dianggap sebagai saat yang mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Hal ini mencerminkan rasa syukur dan penghambaan kepada Sang Pencipta atas nikmat yang diberikan setelah seharian berpuasa.

Doa buka puasa tidak hanya sekadar lafadz dalam bahasa Arab, tetapi juga adalah pengingat bahwa segala rezeki berasal dari Allah SWT. Membaca doa ini dengan keikhlasan adalah bentuk adab berpuasa yang memperkuat keimanan, serta menjadi momen introspeksi spiritual saat Ramadan.

Temukan berita lainnya terkait doa buka puasa di Liputan6.com.

1. Makna Doa Buka Puasa dalam Islam

Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@shahin134053)

Doa buka puasa dalam Islam adalah ungkapan syukur setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Umat Islam dianjurkan membaca doa ini sebelum atau saat berbuka puasa sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

Terdapat beberapa lafadz doa yang shahih dan mustajab menurut riwayat hadits, yang menunjukkan bahwa berbuka adalah momen spiritual yang sangat penting. Doa ini menjadi bentuk tawakal dan pengakuan bahwa rezeki yang dinikmati adalah pemberian Allah SWT.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Lafadz Doa Buka Puasa yang Shahih dan Artinya

Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@masjidmaba)

Ada dua lafal doa buka puasa yang paling sering diamalkan oleh umat Islam di Indonesia. Pertama doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

"Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru inshaa Allah"

Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insha Allah." (HR. Abu Daud no. 2010)

Di masyarakat saat ini, terdaoat doa dengan tambahannya, dan ini tidak masalah. Sebab sekali lagi, doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Berikut tambahannya:

"Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin"

Artinya: "Ya Allah Dzat Yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."

3. Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@apyfz)

Waktu membaca doa buka puasa dijelaskan sebagai momen ketika seorang Muslim hendak atau mulai berbuka setelah terbenamnya matahari. Pada saat inilah doa dianjurkan dibaca karena bertepatan dengan berakhirnya ibadah puasa harian.

Menurut lembaga keislaman menjelaskan bahwa doa dapat dibaca tepat sebelum menyantap makanan atau bersamaan dengan tegukan pertama saat berbuka. Waktu tersebut dipahami sebagai bagian dari adab berbuka puasa yang diajarkan dalam sunnah. Pendapat lain menyatakan bahwa doa buka puasa dibaca sesaat sebelum atau ketika waktu maghrib tiba.

4. Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa

Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@jim_pave)

Doa buka puasa mencerminkan sikap tawakal dan syukur seorang hamba kepada Allah SWT. Pada momen berbuka, umat Islam mengakui bahwa puasa yang dijalani dapat terlaksana karena izin dan pertolongan-Nya. Doa buka puasa memiliki beberapa keutamaan penting dalam bulan Ramadan.

Membaca doa ini merupakan bentuk adab dan sunnah Rasulullah SAW yang dapat mendekatkan seorang Muslim kepada Allah serta meningkatkan keimanan. Selain itu, waktu berbuka puasa termasuk salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, di mana harapan dikabulkannya doa menjadi lebih besar bagi mereka yang membacanya dengan ikhlas.

5. Doa Buka Puasa dan Keikhlasan dalam Ibadah

Makna dan lafaz Doa Buka Puasa yang dianjurkan untuk umat Islam (credit:unsplash.com/@alnasrun)

Doa buka puasa bukan hanya sekadar lafadz, tetapi juga cara memperkuat rasa syukur atas nikmat Allah yang diberikan sepanjang hari puasa. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim diingatkan bahwa rezeki yang dinikmati bukan semata makanan, tetapi anugerah dari Allah SWT.

Amalan ini juga mengajarkan kesadaran spiritual bahwa setiap makanan dan minuman yang masuk ke tubuh adalah bentuk rahmat yang pantas disyukuri sebelum dinikmati sebagai berbuka puasa.

6. Q&A Populer Seputar Doa Buka Puasa

Q: Kapan doa buka puasa dibaca?
A: Doa buka puasa dibaca saat berbuka puasa, setelah atau saat hendak memulai berbuka.

Q: Apa lafadz doa buka puasa yang dianjurkan?
A: Lafadz yang dianjurkan adalah "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu."

Q: Mengapa doa buka puasa penting dibaca?
A: Karena doa merupakan bentuk rasa syukur dan adab setelah menahan lapar dan dahaga, serta bagian dari sunnah beribadah.

Yuk, baca artikel seputar doa buka puasa lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending